Pengertian Akuisisi Beserta Konsep-Konsepnya

Mungkin sebagian dari anda pernah mendengar kata-kata akuisisi. Namun, apakah anda mengetahui apa pengertian akuisisi yang benar menurut para ahli? Artikel kali ini akan membahas seputar konsep-konsep akuisisi dan batasan-batasan atau definisi dari akuisisi itu sendiri. Secara umum akuisisi bisa diartikan sebagai proses pengakuan. Pengakuan ini dikonotasikan pada sebuah organisasi publik maupun privat. Akuisisi berarti pergantian pemilik, atau perubahan siapa yang mendominasi dari saham organisasi tersebut. Atau dengan kata lain pengertian akuisisi ialah pengambil alihan saham dan atau pengambil alihan kepemilikan dari suatu organisasi privat (profit making)  dan aset perusahaan oleh perusahaan lainnya. Namun, perusahaan yang diambil alih atau yang mengambil alih masih tetap sebagai suatu organisasi badan hukum yang berbeda ( tidak melebur menjadi satu) atau bergabung dengan perusahaan yang mengakuisisi. Jadi akuisisi lebih kepada pengambilalihan kekuasaan suatu perusahaan dengan cara menguasai sebagian besar saham perusahaan atau aset perusahaan tersebut.

Menurut Rekso Hadiprojo dalam buku karangan Wiharti (1999), proses akuisisi bisa dibedakan menjadi tiga jenis dilihat dari jenisnya. Pertama, akuisisi horizontal, merupakan proses pengambil alihan kekuasaan suatu organisasi oleh perusahaan dengan jenis bisnis yang sama. Misalkan sebuah perusahaan pertambangan mengakuisisi perusahaan tambang lainnya. Kedua, akuisisi vertikal, merupakan suatu proses pengambilalihan sebagian besar saham perusahaan pemasok atau mengambil alih pelanggan dari badan usaha yang dibeli. Jadi yang diakuisisi adalah pasar dari perusahaan tersebut. Ketiga, akuisisi konglomerat, artinya merupakan proses pengambilalihan sebagian besar saham atau aset atau kepemilikan suatu badan usaha yang tidak memiliki jenis usaha yang sama. Misalkan sebuah perusahaan tambang, mengakuisisi perusahaan makanan instan. Itulah pengertian akuisisi jika dilihat dari jenisnya, sebenarnya ada lagi pengertian yang lainnya dilihat dari segi objek yang diakuisisi. Namun pada intinya akuisisi merupakan proses pengambil alihan kekuasaan,  atau kepemilikan  sebuah perusahaan berbadan hukum, oleh badan hukum lainnya baik dengan jenis usaha yang sama maupun jenis usaha yang berbeda.

Telah disinggung diatas bahwa pengertian dari akuisisi bisa dibedakan dari segi jenisnya dan segi objeknya, jika dilihat dari segi objeknya akuisisi ini bisa dibedakan menjadi dua yaitu akuisisi aset dan akuisisi saham. Pertama, akuisisi saham : akuisisi jenis ini merupakan jenis akuisisi yang hampir dijumpai dalam pengambil alihan sebuah perusahaan. Akuisisi digambarkan sebagai proses jual beli sebuah perusahaan ke perusahaan lainnya, perusahaan dengan kepemilikan saham terbesar otomatis menjadi pemilik perusahaan tersebut. Kedua, akuisisi aset : hal ini berkaitan dengan jika suatu perusahaan lain ingin membeli atau mengambil alih sebagian atau seluruh aktiva atau aset dalam perusahaan tersebut. Jika membeli sebagian asset berarti dinamakan akuisisi parsial. Demikian penjelasan pengertian akuisisi, dan konsep-konsep yang menyertainya.

Related Post to Pengertian Akuisisi Beserta Konsep-Konsepnya