Contoh Kalimat Majemuk Setara, Rapatan, dan Bertingkat

Contoh Kalimat Majemuk Setara
Pada kalimat majemuk setara, kalimat-kalimat yang digaubungkan adalah kalimat yang keududanya setara. Kata penghubung yang digunakan antara lain: dan, sedangkan, bahkan, atau, lalu, kemudian, dan lantas.

Perhatikan dua kalimat tunggal berikut!
– Rosi makan nasi.
– Dinda makan roti.

Berikut ini bentuk kalimat majemuk dari kedua kalimat tunggal di atas.
Rosi maka nasi sedangkan Dinda makan roti.

Lihat juga contoh lainnya berikut ini.
– Ririn menyukai soto sedangkan Rani menyukai bakso.
– Rina sedang menyapu lantai dan Ani sedang tidur.
– Dian ada di kamar tidur sedangkan Siti ada di ruang tamu.
– Astuti hobi menulis sedangkan adiknya hobi membaca.
– Riska ke rumah neneknya kemudian ia mampir ke rumah Vera.
– Ari mengerjakan pekerjaan rumah lalu ia tidur.
– Rizal pergi ke pasar lalu ia membeli buah-buahan.
– Makmur tidak tahu bahkan ia tidak mau tahu tentang masalah itu.
– Arif bekerja sebagai pedagang sedangkan Ali bekerja sebagai karyawan.
– Fahri dan Anang bermain mobil-mobilan lalu mereka bermain kelereng.

Contoh Kalimat Majemuk Rapatan
Jika beberapa kalimat tunggal yang akan digabungkan terdapat bagian yang sama, maka bagian tersebut cukup disebutkan sekali.

Perhatikan dua kalimat tunggal berikut!
– Wawan mempunyai rumah.
– Wawan mempunyai mobil.

Bentuk kalimat majemuk dari dua kalimat di atas adalah sebagai berikut.
Wawan mempunyai rumah dan mobil.

Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat
Kalimat majemuk bertingkat adalah penggabungan beberapa kalimat tunggal yang kedukannya tidak setara.

Contoh kalimat majemuk hubungan syarat:
– Jika Fadli lulus sekolah, ia akan bekerja di Jakarta.
– Jika ia sudah tidak muda lagi, ia akan berhenti dari pekerjaan itu.
– Fauzi akan membeli motor kalau ia punya cukup uang.
– Andaikata kemarin Fahmi tidak memarahi Ihsan, pasti sekarang Ihsan tidak membencinya.
– Hasan mau memaafkan Tono asalkan ia meminta maaf dengan tulus.

Contoh kalimat majemuk hubungan tujuan:
– Toni harus mendapatkan ijazah agar ia bisa melamar pekerjaan.
– Amir harus pulang cepat agar istrinya tidak marah kepadanya.
– Mustafa harus bekerja supaya adik-adiknya bisa sekolah.
– Adi tidak boleh main hujan agar ia tidak sakit.
– Rudi menabung agar ia bisa membeli sepatu baru.

Contoh kalimat majemuk hubungan sebab
– Ia akan membelikan telepon genggam untuk anaknya, sebab ia sudah berjanji kepadanya.
– Heri tidak mau membohongi Waryo karena ia adalah sahabatnya.
– Linda mendapat pujian dari teman-temannya karena ia berhasil meraih peringkat pertama.

Contoh kalimat majemuk hubungan akibat
– Ia tidak mendengarkan nasihat kedua orang tuanya sehingga ia harus menerima akibatnya.
– Sudah larut malam Rian belum juga pulang sehingga keluarganya mencemaskannya.

hubungan kenyataan
– Ia tidak mau menerima uang pemberian itu padahal ia membutuhkannya.
– Ia masih belum bisa mencukupi kebutuhan keluarganya padahal ia sudah bekerja keras.

penjelasan
– Jono tidak ingat bahwa hari ini ia harus berangkat les matematika.
– Lina sudah tahu bahwa Nila akan pindah sekolah.
– Priyadi sadar betul bahwa ia adalah tulang punggung keluarganya.
– Ia menyangkal bahwa ia adalah orang yang mengambil motor milik Andri.
– Ia berkata kepada Joni bahwa ia tidak jadi pergi ke Singapura.

perbandingan
– Ia merawat anak angkatnya seperti ia merawat anak kandungnya sendiri.
– Alih-alih belajar, ia malah tidur.

cara
– Ia memarahi Ilham tanpa ia tahu kenyataan yang sebenarnya.

Itulah kumpulan contoh kalimat majemuk setara, rapatan, dan bertingkat.

Related Post to Contoh Kalimat Majemuk Setara, Rapatan, dan Bertingkat