Contoh Anekdot Lucu Berbentuk Percakapan 2 Orang

Pemerintahan Indonesia seringkali menuai kritikan. Berbagai kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah tak luput dari pro dan kontra. Bukan hanya dalam pmerintahan saja, layanan publik seperti pendidikan dan transportasi juga kerapkali menuai kritikan.

Kritikan bisa disampaikan secara langsung, namun bisa juga secara halus. Kritikan bisa disampaikan melalui anekdot. Kali ini www.terpelajar.com menyediakan contoh teks anekdot lucu dalam bentuk percakapan antara dua orang.

Contoh Anekdot Tema Pendidikan

PTS
Danar dan Galang sedang bercakap-cakap tentang rencana masa depan mereka.

Danar: Akhirnya kita bisa lulus ujian.
Galang: Iya. Tidak sia-sia kita belajar.
Danar: Kamu mau lanjut ke mana?
Galang: Kalau aku sih sudah daftar SNMPTN dan sudah diterima. Kalau kamu?
Danar: Waktu SNMPTN kemarin aku tidak lolos. Kayaknya aku harus ikut SBMPTN. Aku tidak yakin nanti aku lolos.
Galang: Jangan berpikir begitu dulu. Kamu ingin tetap kuliah kan?
Danar: Iya. Kalau tidak diterima di PTN, mungkin aku akan daftar ke PTS.
Galang: Usahakan PTN dulu.
Danar: Kalau tidak berhasil juga, PTS juga tidak apa-apa. PTS, Pokoknya Tetap Sekolah.
Galang: Hahaha….

Contoh Anekdot Tema Politik

Wakil Rakyat
Dua orang pemuda tengah berbicang-bincang di pos ronda saat hujan rintik-rintik.

Dimas: Wakil rakyat, bukannya menyejahterakan rakyat malah menyejahterakan diri sendiri.
Ilham: Lebih parahnya lagi, banyak yang terlibat korupsi.
Dimas: Parah memang. Rakyat makin susah, wakil rakyat makin makmur. Banyak rakyat hidup di jalanan, sementara wakil rakyat tinggal di rumah mewah. Sejahtera sekali mereka yang duduk di kursi DPR.
Ilham: Tapi, kalau dipikir-pikir, wakil rakyat berarti mewakili rakyat.
Dimas: Memang.
Ilham: Mereka mewakili rakyat. Artinya, rakyat ingin kaya, sudah diwakili sama wakil rakyat. Rakyat ingin punya rumah mewah, sudah diwakili sama wakil rakyat. Bahkan, rakyat yang mau berantem pun sudah diwakili.
Dimas: Hahaha…. Tapi, yang maksudnya apa?
Ilham: Waktu sidang, kan tidak jarang pada berantem.
Dimas: Hahaha….

Contoh Anekdot Tema Hukum

Kemiskinan

Suatu hari Reza tengah asyik berdialog dengan Feri di teras rumahnya.

Reza: Harga barang pada naik, yang miskin makin susah. Kapan Indonesia sejahtera?
Feri: Padahal kalau kita berbicara kekayaan alam Indonesia, Indonesia itu sebenarnya kaya. Indonesia banyak banyak pertambangan, bahkan pertambangan emas juga ada. Kalau orang Indonesia sendiri bisa mengelolanya, pasti tidak dikuasai asing seperti saat ini.
Reza: Itulah bukti, kalau mau jadi negara yang kaya itu bukan cuma mengandalkan kekayaan alam saja. Tapi, kualitas sumber daya alamnya juga harus ditingkatkan.
Feri: Agar kualitas SDM kita meningkat, kualitas pendidikan kita harus meningkat. Biaya pendidikan harus terjangkau agar banyak warga kurang mampu bisa sekolah.
Reza: Faktanya sekarang banyak anak yang tidak bisa sekolah. Banyak warga miskin. Padahal kalau kita melihat UUD, pendidikan itu hak setiap warga negara.
Feri: Dalam UUD juga dijelaskan kalau fakir miskin dipelihara negara. Tapi kenapa warga miskin semakin banyak ya?
Reza: Nah, itu dia. Kalau kamu memelihara ayam, pasti kamu ingin agar ayam kamu semakin banyak kan?
Feri: Iya. Lalu apa hubungannya?
Reza: Bagaimana tidak bertambah banyak? Lha orang miskinnya dipelihara.

Demikian beberapa contoh teks anekdot lucu dalam bentuk percakapan.

Related Post to Contoh Anekdot Lucu Berbentuk Percakapan 2 Orang