Pengertian Definisi Perkawinan Menurut Para Ahli – Setiap manusia pasti mendammbakan hal yang namanya pernikahan, baik itu pria ataun pun wanita, karena manusia itu diciptakan untuk berpasang-pasangan,,, dan pernikahan itu adalah seuatu yang sangat sakral sehingga orng terkadang harus berfikir seribu kali dalam memepersiapkan pernikhanannya,,, nomong jauh masalah pernikahan,, ada beberapa versi dalam pengartian atau pengertian pernikahan itu sendiri,, diantanya sebagi berikut:

Perkawinan dalam islam ialah suatu akad atau perjanjian mengikat antara seorang laki-laki dan perempuan untuk menghalalkan hubungan kelamin antara kedua belah pihak dengan suka rela dan kerelaan kedua belah pihak merupakan suatu kebahagiaan hidup berkeluarga yang diliputi rasa kasih sayang dan ketentraman (sakinah) dengan cara-cara yang di ridhloi Allah SW

Pada hakekatnya perkawinan adalah ikatan lahir batin manusia untuk hidup brsama antara seorang pria dan seorang wanita untuk membentuk keluarga (rumah tangga) yang kekal, bahagia dan sejahtera.

Pengertian Definisi Perkawinan Sacara bahasa Az-zawaaj adalah kata dalam bahasa arab yang menunjukan arti: bersatunya dua perkara, atau bersatunya ruh dan badan untuk kebangkitan. Sebagaimana firman Allah ‘azza wa jalla (yang artinya):

“Dan apabila ruh-ruh dipertemukan (dengan tubuh)” (Q.S At-Takwir :7)

dan firman-Nya tentang nikmat bagi kaum mukminin di surga, yang artinya mereka disatukan dengan bidadari :

Namun jika dilihat dari segi agama perkawinan itu memiliki, dua cara pengartiannya yaitu:

1. Pengertian secara bahasa

Al-nikah yutlaq ‘ala al-wat’ wa ‘ala al-‘aqd dun al-wat’. Kata al-nikah secara umum digunakan dalam makna persetubuhan, namun juga bermakna akad tanpa persetubuhan.

2. Pengertian secara istilah

Secara umum Fuqaha’ memberikan definisi perkawinan sebagai berikut:

عقد يفيد حل استمتاع كل من العاقدين بالآخر علي الوجه المشروع .

“Sebuah akad yang menghalalkan bagi kedua belah pihak untuk bersenang-senang sesuai dengan syariat.”

Meskipun terdapat definisi lain yang berbeda redaksinya, semua definisi itu memberikan pengertian yang sama, bahwa obyek akad perkawinan adalah memberikan hak untuk bersenang-senang sesuai dengan syariat, sehingga perkawinan itu –dipandang oleh manusia dan syariat- menjadikan bersenang-senang itu sebagai perbuatan yang halal.

Definisi yang demikian memberikan kesan, bahwa perkawinan itu hanya berkaitan dengan hasrat seksual, padahal tidak demikian. Oleh karena itu, al-Imam Muhammad Abu Zahrah memberikan definisi perkawinan yang menampakkan tujuan perkawinan yang sebenarnya:

عقد يفيد حل العشرة بين الرجل والمرأة , وتعاونهما , ويحدد ما لكليهما من حقوق وما عليه من واجبات .

“(Perkawinan yaitu) sebuah akad yang bermanfaat menghalalkan hubungan intim antara seorang laki-laki dan seorang perempuan, kerjasama di antara keduanya, serta menentukan hak dan kewajiban masing-masing

sedangkan menurut undang-undang

Menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 pengertian pernikahan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.

semoga Pengertian Definisi Perkawinan tersebut bisa menjadikan referensi yang bagi anda dan masih banyak hal-hal tentang pernikahan, anda bisa mencarinya di internet,, semoga pengertian perkawinan ini bermanfaat

assalammualaikum

Incoming search terms:

  • pengertian perkawinan menurut para ahli
  • pengertian pernikahan menurut para ahli
  • definisi perkawinan menurut para ahli
  • pengertian perkawinan
  • definisi pernikahan menurut para ahli
  • arti pernikahan secara umum
  • pengertian pernikahan secara umum
  • pernikahan menurut para ahli
  • perkawinan menurut para ahli
  • definisi perkawinan

Post filed under Sosial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>